Jumat, 13 November 2015

What Important is.

Bismillahirramanirrahim...

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kadang-kadang saya sering merasa, bila ada seseorang yang saya kenal melihat saya dengan sikap atau pandangan mata tertentu yang membuat saya kurang nyaman, seringkali saya berpikir, apa yang telah saya lakukan? Apa salah saya ya? Mungkin ada bermacam-macam hal yang telah saya perbuat dan orang itu terkena imbasnya. Saya tidak tahu. Saya berharap bila saya melakukan suatu kesalahan terhadap orang itu, dia dapat memaafkan saya. Walau, mungkin saya hanya hipersensitif terhadap hal-hal semacam ini. Tapi, bila pikiran itu terlintas di benak saya, ada bagian diri saya yang lain yang selalu berkata, "Bagaimanapun sikap seseorang terhadap kamu, yang terpenting adalah kebersihan hatimu." Subhanallah walhamdulillah... Saya merasa sangat bersyukur dan terhibur dengan kata-kata tersebut. Yang tadinya saya merasa tidak nyaman, saya merasa menjadi lebih tenang. Mudah-mudahan dengan saya tetap menjaga kebersihan hati, saya dapat melunakkan hati orang-orang yang mungkin secara saya tidak tahu dan tidak sengaja telah saya sakiti.

Menjaga lisan adalah hal yang sangat penting. Lidah bisa menjadi lebih tajam dibandingkan pedang paling tajam di dunia ini. Karena itulah, berbicara yang baik-baik atau diam sangat dianjurkan dalam Islam. Selain lisan, menjaga kebersihan hati, pikiran, jiwa, dan raga juga sangat diharuskan malah teramat penting. Seperti saat kita akan shalat, kita diharuskan berwudhu atau mandi wajib untuk menghilangkan hadats kecil, atau mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar. Terlebih lagi hati, yang menggerakkan bagian diri kita yang paling penting, yaitu jiwa. Seperti sabda rasulullah saw.:


"Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik maka akan baik seluruh tubuh manusia, dan jika segumpal daging itu buruk maka akan buruk seluruh tubuh manusia, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia."(HR. Bukhari dan Muslim)
Hati ini juga hakikatnya adalah iman. Betapa pentingnya peran hati hingga menjadi penentu terhadap baik atau buruknya manusia. 

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala selalu membimbing kita agar kita dapat selalu menjaga kebersihan hati, dan melimpahkan rahmat serta barakahNya. Aamiin ya rabbal 'alamiin...

Wallahu a'lam.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar